Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 03:40:39【Resep】147 orang sudah membaca
PerkenalanDeputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu saat sambutan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata menyebut Salon International de l'Alimentation (SIAL) Interfood 2025 dapat menjadi ajang untuk memperkuat industri Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) di Indonesia.
“Pameran ini menjadi barometer industri pangan dan minuman di Asia Tenggara serta ruang kolaborasi global antara pelaku industri, UMKM, dan sektor pendukung,” kata Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Vinsensius menyampaikan acara itu dihadiri sebanyak 1.500 perusahaan dari 25 negara akan berpartisipasi, dengan 70 persen di antaranya berasal dari produk dalam negeri, dan diperkirakan menarik 90.000 pengunjung pada tahun ini.
Angka itu menurutnya menunjukkan bahwa Indonesia ngak hanya menjadi pasar potensial, tapi juga produsen unggulan di sektor kuliner dunia. Selain memperluas jejaring bisnis internasional, SIAL InterFOOD juga memberi dampak ekonomi berantai bagi hotel, transportasi, kuliner, hingga penjualan produk UMKM lokal.
Kegiatan itu juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk kuliner Indonesia di pasar global.
Baca juga: Pameran Bali Interfood usung kuliner Nusantara genjot pariwisata
Ia turut menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata mengapresiasi Krista Exhibitions yang selama lebih dari dua dekade konsisten menghadirkan pameran berskala internasional, serta dukungan berbagai asosiasi seperti GAPMMI, PHRI, AP5I, APRINDO, ACP, dan APJI. Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan kebijakan Kementerian Pariwisata dalam memperkuat destinasi dan penyelenggara MICE nasional.
“Kami berharap SIAL InterFOOD 2025 menjadi wadah inspirasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor yang membawa manfaat luas bagi pelaku industri serta memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah utama event internasional di kawasan Asia,” kata Vinsensius.
CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menambahkan pihaknya terus memperkuat program business matching yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan mitra internasional.
“Kami ingin menjadikan SIAL InterFOOD sebagai platform global yang memperkuat konektivitas antar pelaku industri makanan dan minuman dunia,” ujarnya.
Baca juga: Wisatawan Malaysia jelajahi pesona Sumbar lewat famtrip
Baca juga: Jumlah wisatawan China ke Indonesia naik 9 persen
Suka(87)
Sebelumnya: Mentan: beras sumbang deflasi 23 provinsi berkat sinergi lintas sektor
Selanjutnya: CORE: Jelang Natal, pasokan
Artikel Terkait
- Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
- Bantuan kemanusiaan pertama Turki usai gencatan senjata tiba di Gaza
- Gula pasir bukan satu
- Pemkab Bangka Barat resmikan dapur SPPG Mentok
- Keragaman ide di Demoday FSI tunjukan potensi kuliner Indonesia
- Pemkab Bangka Barat resmikan dapur SPPG Mentok
- KBRI Yangon apresiasi kemenangan Garuda Pertiwi atas Makau
- Dapur SPPG MBG Polres Blora layani 2.515 penerima manfaat
- Kiat mempertahankan nutrisi makanan saat memasak menggunakan microwave
- Kemensetneg himpun masukan terkait pelaksanaan MBG di Manokwari
Resep Populer
Rekomendasi

Singapura tarik produk kismis usai ditemukan alergen

Pemerintah tegaskan AS ngak larang impor udang dan cengkeh asal RI

Pemkab Bogor mantapkan infrastruktur dan sertifikasi dapur MBG

Imperial Group gaet JAPFA hadirkan tiga menu unik bagi pecinta kuliner

Dinkes: Waspada paparan mikroplastik dari air hujan

Dietisien ngak sarankan diet dengan hanya konsumsi buah

Pakar IPB paparkan nutrisi susu untuk tingkatkan gizi pada Program MBG

Program Makan Bergizi Gratis sasar 146 siswa SLB di Subang