Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 03:57:02【Resep Pembaca】992 orang sudah membaca
PerkenalanDeputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu saat sambutan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata menyebut Salon International de l'Alimentation (SIAL) Interfood 2025 dapat menjadi ajang untuk memperkuat industri Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) di Indonesia.
“Pameran ini menjadi barometer industri pangan dan minuman di Asia Tenggara serta ruang kolaborasi global antara pelaku industri, UMKM, dan sektor pendukung,” kata Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Vinsensius menyampaikan acara itu dihadiri sebanyak 1.500 perusahaan dari 25 negara akan berpartisipasi, dengan 70 persen di antaranya berasal dari produk dalam negeri, dan diperkirakan menarik 90.000 pengunjung pada tahun ini.
Angka itu menurutnya menunjukkan bahwa Indonesia ngak hanya menjadi pasar potensial, tapi juga produsen unggulan di sektor kuliner dunia. Selain memperluas jejaring bisnis internasional, SIAL InterFOOD juga memberi dampak ekonomi berantai bagi hotel, transportasi, kuliner, hingga penjualan produk UMKM lokal.
Kegiatan itu juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk kuliner Indonesia di pasar global.
Baca juga: Pameran Bali Interfood usung kuliner Nusantara genjot pariwisata
Ia turut menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata mengapresiasi Krista Exhibitions yang selama lebih dari dua dekade konsisten menghadirkan pameran berskala internasional, serta dukungan berbagai asosiasi seperti GAPMMI, PHRI, AP5I, APRINDO, ACP, dan APJI. Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan kebijakan Kementerian Pariwisata dalam memperkuat destinasi dan penyelenggara MICE nasional.
“Kami berharap SIAL InterFOOD 2025 menjadi wadah inspirasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor yang membawa manfaat luas bagi pelaku industri serta memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah utama event internasional di kawasan Asia,” kata Vinsensius.
CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menambahkan pihaknya terus memperkuat program business matching yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan mitra internasional.
“Kami ingin menjadikan SIAL InterFOOD sebagai platform global yang memperkuat konektivitas antar pelaku industri makanan dan minuman dunia,” ujarnya.
Baca juga: Wisatawan Malaysia jelajahi pesona Sumbar lewat famtrip
Baca juga: Jumlah wisatawan China ke Indonesia naik 9 persen
Suka(368)
Artikel Terkait
- Mendagri: Beras peredam inflasi bukti kinerja positif seluruh pihak
- Terumbu karang Laut Merah tunjukkan kekebalan terhadap pemutihan
- Unhas budidaya jamur tiram di Kampung Rimba
- Warga relokasi Cikande berharap dekontaminasi cepat selesai agar bisa pulang
- BPS: Implementasi program MBG topang kinerja ekonomi triwulan III
- Hamas: Cuma 980 truk bantuan masuk Gaza sejak gencatan senjata berlaku
- Ibu Negara Brasil bagikan indikator penting untuk nilai kesuksesan MBG
- Sekitar 350 keluarga di Sudan berjalan kaki 50 km untuk mengungsi
- Kesempatan edukasi bahan makanan dengan MBG Sekolah Luar Biasa Batam
- SPPG Polri di Palmerah siap beroperasi
Resep Populer
Rekomendasi

Ini kronologi lengkap temuan

Jenama perawatan kulit Bali berkomitmen kurangi limbah plastik

Lapas Narkotika Jakarta gagalkan penyelundupan sabu lewat ayam kecap

BGN gelar bimtek penjamah makanan program MBG di Bekasi

Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG

Ibu Negara Brasil berpesan utamakan pangan lokal untuk kesuksesan MBG

Ade Rai ingatkan masyarakat agar peduli kesehatan sebelum sakit

Koalisi organisasi masyarakat minta pemerintah terapkan cukai MBDK