Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 02:59:44【Sehat】672 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(9917)
Sebelumnya: SD Negeri OO3 Penajam ajarkan kemandirian lewat program MBG
Selanjutnya: Perkuat kemitraan, ASEAN
Artikel Terkait
- Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang
- Bertemu Presiden Korsel Lee, Prabowo puji K
- Kolaborasi kuliner Indonesia
- Program MBG Lampung telah jangkau 86 persen penerima manfaat
- Kapolda: 80 persen SPPG sudah terbentuk di Aceh, guna dukung MBG
- Manfaat Azelaic Acid untuk wajah, bikin kulit cerah & anti flek hitam
- BGN latih 2.705 penjamah makanan di dua pulau besar di NTT
- Wakapolri soroti pentingnya inovasi menu selera anak di SPPG Polri
- Nasib perempuan Gaza dua tahun sejak konflik pecah
- BI bangun tugu uang rupiah tiga dimensi di Bali
Resep Populer
Rekomendasi

CP Group Thailand yakin pada pasar China yang luas dan terbuka

Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif

Segera Hadir, Terobosan Pengukuran Warna: HunterLab Agera L2

Melania Trump bagikan dekorasi Gedung Putih untuk Halloween 2025

PBB terima laporan adanya kekerasan seksual di El Fasher, Sudan

Wakapolri soroti pentingnya inovasi menu selera anak di SPPG Polri

Perempuan salah satu pilar keberhasilan Program MBG

Perempuan salah satu pilar keberhasilan Program MBG