Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-04 13:57:48【Kabar Kuliner】901 orang sudah membaca
PerkenalanDeputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu saat sambutan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata menyebut Salon International de l'Alimentation (SIAL) Interfood 2025 dapat menjadi ajang untuk memperkuat industri Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) di Indonesia.
“Pameran ini menjadi barometer industri pangan dan minuman di Asia Tenggara serta ruang kolaborasi global antara pelaku industri, UMKM, dan sektor pendukung,” kata Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Vinsensius menyampaikan acara itu dihadiri sebanyak 1.500 perusahaan dari 25 negara akan berpartisipasi, dengan 70 persen di antaranya berasal dari produk dalam negeri, dan diperkirakan menarik 90.000 pengunjung pada tahun ini.
Angka itu menurutnya menunjukkan bahwa Indonesia ngak hanya menjadi pasar potensial, tapi juga produsen unggulan di sektor kuliner dunia. Selain memperluas jejaring bisnis internasional, SIAL InterFOOD juga memberi dampak ekonomi berantai bagi hotel, transportasi, kuliner, hingga penjualan produk UMKM lokal.
Kegiatan itu juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk kuliner Indonesia di pasar global.
Baca juga: Pameran Bali Interfood usung kuliner Nusantara genjot pariwisata
Ia turut menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata mengapresiasi Krista Exhibitions yang selama lebih dari dua dekade konsisten menghadirkan pameran berskala internasional, serta dukungan berbagai asosiasi seperti GAPMMI, PHRI, AP5I, APRINDO, ACP, dan APJI. Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan kebijakan Kementerian Pariwisata dalam memperkuat destinasi dan penyelenggara MICE nasional.
“Kami berharap SIAL InterFOOD 2025 menjadi wadah inspirasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor yang membawa manfaat luas bagi pelaku industri serta memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah utama event internasional di kawasan Asia,” kata Vinsensius.
CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menambahkan pihaknya terus memperkuat program business matching yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan mitra internasional.
“Kami ingin menjadikan SIAL InterFOOD sebagai platform global yang memperkuat konektivitas antar pelaku industri makanan dan minuman dunia,” ujarnya.
Baca juga: Wisatawan Malaysia jelajahi pesona Sumbar lewat famtrip
Baca juga: Jumlah wisatawan China ke Indonesia naik 9 persen
Suka(8)
Sebelumnya: Dokter ingatkan konsumen untuk periksa label produk perawatan kulit
Selanjutnya: Warga Taiwan Berbondong
Artikel Terkait
- PBB dan mitranya tingkatkan respons pascagempa di Afghanistan
- Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
- Rekomendasi pola makan untuk jaga daya tahan hadapi cuaca ekstrem
- Dari Jakarta ke Belem, langkah panjang Indonesia tuk aksi nyata COP30
- 526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
- Raffi Ahmad apresiasi transformasi lapas di Nusakambangan
- Kondisi Pelabuhan Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs
- Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan
- DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir
- Puncak musim hujan tiba, ini dampak cuaca yang perlu diwaspadai
Resep Populer
Rekomendasi

Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat

Mematri gerakan energi lestari dari sekolah berdikari

Dari dapur saat fajar, ke meja belajar

Gibran serahkan laptop, PC, Starlink untuk empat sekolah di Manokwari

526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman

SPPG Polres Madiun sajikan pecel bergizi untuk warga dan pelajar

Dinkes Cirebon catat 20 siswa alami gejala keracunan usai santap MBG

Polda Kepri uji kualitas makanan bergizi gratis tiap hari