Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-04 13:52:17【Tempat Makan】579 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(35)
Artikel Terkait
- BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar
- Polda NTT rutin cek keamanan menu MBG sebelum didistribusikan
- Ahli: Hirup mikroplastik jangka panjang berisiko picu penyakit paru
- Dari lokal ke global, UMKM Indonesia BISA Ekspor (bagian 2)
- BNPB utamakan perbaikan tanggul jebol di Bekasi, cegah banjir susulan
- BRIN soroti cara penyimpanan bahan makanan oleh SPPG untuk sajian MBG
- Istana suguhkan Soto Banjar hingga mangut gindara untuk Presiden Afsel
- SPPG Polri di Palmerah siap beroperasi
- Singapura tarik produk kismis usai ditemukan alergen
- Kemensos bidik peluang penyandang disabilitas jadi koki SPPG
Resep Populer
Rekomendasi

Menperin sebut manufaktur jadi bukti daya saing menguat

BPKP Kalbar awasi kualitas gizi dan akuntabilitas program MBG

Istana suguhkan Soto Banjar hingga mangut gindara untuk Presiden Afsel

Bupati Gowa tawarkan pasokan bahan pokok Perseroda ke SPPG

Nikmati menu sederhana, Diddyrayakan ulang tahun ke

Harga mahal, Bappenas: 40

BGN tegaskan ngak ada SPPG yang boleh memasak sebelum jam 12 malam

Ibu Negara Brasil bagikan indikator penting untuk nilai kesuksesan MBG