Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 03:52:56【Tempat Makan】324 orang sudah membaca
PerkenalanProses pemorsian MBG di dapur SPPG Angsau Dua milik Polres Tanah Laut, Kamis (6/11/2025). ANTARA/Fir

Pelaihari (ANTARA) - Satu unit mobil bak terbuka, Rabu (5/11) pagi membawa bahan pangan tiba di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Angsau Dua yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, untuk mendukung program Makan Bergiizi Gratis atau MBG.
Barang yang diangkut untuk program MBG itu berupa buah apel 100 kilogram, wortel 20 kilogram, kentang 50 kilogram, selada 9,5 kilogram, tempe 58 kilogram dan ayam potong 47 kilogram.
Semua barang langsung dimasukkan ke ruang penyimpanan, sebelum diproses untuk dimasak bagi produksi program MBG.
Bahan baku pangan untuk MBG ini, semuanya berasal dari petani lokal di Kabupaten Tanah Laut yang telah bekerja sama dengan SPPG Angsau Dua di Jalan Ahmad Yani Gang Rahayu, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari.
Kepala SPPG Angsau Dua Muhammad Alif Lazuardi mengaku memberdayakan petani lokal dan juga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memang menjadi komitmen pihaknya, sebagaimana arahan Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Sialagan.
"Jadi semua bahan pangan, termasuk beras, dipasok dari Kabupaten Tanah Laut, harapannya keberadaan SPPG berdampak terhadap ekonomi masyarakat lokal," kata Alif.
Kabupaten Tanah Laut memang dikenal sebagai sentral pertanian hortikultura, seperti buah-buahan dan sayuran.
Daerah ini juga menjadi kabupaten andalan atau role modelatas berbagai pencapaian dalam hal produksi padi.
Tahun ini peningkatan surplus beras sebesar 27.628 ton, dengan produksi beras 63.435 ton, sementara jumlah penduduk 365.000 jiwa, dengan konsumsi berasnya sebanyak 35.807 ton.
Memiliki luas wilayah mencapai 363 ribu hektare, dengan 264 ribu hektare, di antaranya pertanian dan perkebunan dan 27 ribu hektare adalah luasan lahan baku sawah (LBS). Daerah ini subur, dengan budi daya pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat desa.
Ada lima kelompok tani dan 10 UMKM yang digandeng untuk memastikan ketersediaan bahan baku bagi kebutuhan SPPG itu setiap harinya yang harus menyediakan 3.186 porsi MBG.

Suka(666)
Artikel Terkait
- Asa yang tumbuh kembali di Sekolah Rakyat Makassar
- Hari Pangan Sedunia, masih ada 673 juta orang tidur kelaparan
- Undip canangkan gerakan "zero waste" lewat daur ulang sampah
- Promo SPayLater bayar QRIS, nikmati diskon hemat Serba Seribu
- DPRD Banjarmasin desak SPPG tingkatkan higienitas cegah keracunan MBG
- Ini dampak buruk konsumsi gluten dan dairy bagi penderita alergi
- Menekraf dukung akselerasi produk ekraf di Trade Expo Indonesia
- BPKH: Pelaku usaha RI berpeluang garap 30 persen ekosistem haji
- SPPG Polres Grobogan percontohan dapur bergizi berstandar tinggi
- Ahli ingatkan kadar lemak visceral tinggi bisa sebabkan sakit jantung
Resep Populer
Rekomendasi

UI gelar sarasehan nasional bahas lingkungan dan kesehatan

Mendag sebut transaksi TEI 2025 tembus Rp286 triliun

BGN perketat SOP dasar di SPPG menuju nol insiden keamanan pangan MBG

Pemprov Sumut turunkan tim tangani dugaan keracunan MBG di Toba

Airlangga yakin eksyar RI segera capai peringkat pertama secara global

Pemprov Lampung efektifkan program nasional sejahterakan masyarakat

Dinkes DKI catat 1,9 juta kasus ISPA hingga Oktober 2025

Bangladesh, WFP berkomitmen tingkatkan pendanaan pengungsi Rohingya