Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 01:45:03【Sehat】888 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(4773)
Artikel Terkait
- Ekonomi TW
- BPKP Kalbar awasi kualitas gizi dan akuntabilitas program MBG
- Guangxi sambut era baru industri ulat sutra yang lebih cerdas
- Rahasia singkong: makanan sederhana dengan segudang manfaat
- 368 siswa SDN 5 Mataram terima MBG
- RI menyiapkan 500 ribu tenaga kerja terampil dikirim ke luar negeri
- Kemensos bidik peluang penyandang disabilitas jadi koki SPPG
- Bupati Gowa tawarkan pasokan bahan pokok Perseroda ke SPPG
- BPS ungkap Oktober selalu alami inflasi bulanan, kecuali pada 2022
- Hukum kemarin, KA Harina tabrak truk hingga vonis eks Kapolres Ngada
Resep Populer
Rekomendasi

Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat

Yili Raih Dua IDF Dairy Innovation Awards di World Dairy Summit 2025

RI menyiapkan 500 ribu tenaga kerja terampil dikirim ke luar negeri

Dinkes Pamekasan bina SPPG cara mencegah keracunan makanan

Feature: Banyak pegawai federal AS andalkan bantuan pangan

Dinkes Serang latih seribu relawan SPPG guna jamin keamanan pangan MBG

Bantuan ke Gaza jauh di bawah kesepakatan gencatan senjata

Akademisi Kesehatan: Anak dan lansia rentan sakit saat pancaroba