Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-04 03:21:48【Resep】335 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(18669)
Artikel Terkait
- Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia
- BKSDA Sampit lepas liarkan lutung diduga korban tabrak lari
- Seskab: Presiden ingin semua anak dapat bersekolah di Sekolah Rakyat
- Dinkes Tapin pastikan dapur MBG penuhi standar kesehatan
- 11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan
- BRIN usulkan pelibatan keluarga untuk keberlanjutan intervensi pangan
- KKP: Ribuan kontainer udang asal Indonesia boleh masuk AS
- Danone ajak orang tua sadar tanda alergi susu sapi sejak dini
- Wamentan dorong sektor pertanian nasional pasok kebutuhan haji
- KBRI Phnom Penh bantu 97 WNI yang ditangkap polisi Kamboja
Resep Populer
Rekomendasi

UMKM binaan Pertamina raup Rp250 juta di ajang MotoGP Mandalika

Babel perketat pemantauan penerapan SOP dapur SPPG

Satgas sebut gudang cengkeh di AS kosong imbas kasus zat radioaktif

Huawei rilis Nova Flip S,ponsel lipat paling ramah di kantong versinya

Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara

Tujuh negara yang rayakan Diwali, selain India

Rekomendasi perawatan kesuburan melalui teknologi medis & terapi

Produk olahan rempah Indonesia dilirik pasar Timur Tengah dan Afrika