Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 01:44:48【Resep】810 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(67)
Artikel Terkait
- Dokter ingatkan konsumen untuk periksa label produk perawatan kulit
- Bertemu Presiden Korsel Lee, Prabowo puji K
- KEK Batang: Enam perusahaan berinvestasi Rp456,76 miliar
- Ratusan siswa SMK Kandeman Batang keracunan makan program MBG
- Komnas HAM pantau masalah MBG, ingatkan pangan
- Sembilan tewas dan lima lainnya hilang akibat banjir di Vietnam tengah
- Tujuh kecamatan di Bekasi terendam banjir luapan Kali Cikarang
- Siswa penerima MBG di Jateng sampaikan pesan bercara unik ke Presiden
- Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan
- SPPG Polri distribusikan MBG perdana ke dua sekolah di Kelapa Gading
Resep Populer
Rekomendasi

Pemprov Jateng: MBG telah sasar 6,3 juta penerima manfaat

Shakira Amirah sebut sarapan real food bantu anak makin berprestasi

Tujuh kecamatan di Bekasi terendam banjir luapan Kali Cikarang

Wakil Ketua DPRD Bogor salurkan bantuan untuk korban longsor Bondongan

Stafsus: MBG

Upaya Jakarta cari "cuan" baru untuk pembangunan di tengah pemangkasan anggaran

BGN latih 2.705 penjamah makanan di dua pulau besar di NTT

Kemarin, alasan penerbitan PP 38/2025 hingga anggota DPR nonaktif