Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 03:52:02【Sehat】826 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(1)
Artikel Terkait
- KKP ungkap upaya atasi Cs
- Kapolri sebut terduga pelaku bom siswa SMAN 72 Jakut
- Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia
- Gratis PPN rumah, bisnis properti diperkirakan semakin baik
- Wamentan dorong sektor pertanian nasional pasok kebutuhan haji
- 16 spesies burung migran terpantau tiba di NTB
- Berbagai produk terbaru debut di ajang CIIE kedelapan di Shanghai
- Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO
- Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis
- Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO
Resep Populer
Rekomendasi

Nikmati menu sederhana, Diddyrayakan ulang tahun ke

Lelang barang niaga eksklusif MotoGP Mandalika 2025 raup Rp63 juta

56 UMKM di Jakbar ikuti pelatihan komoditi makanan

Ini kronologi lengkap temuan

Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global

11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan

Ahli Ekologi Hewan: NTB jadi daerah penting bagi migrasi burung dunia

368 siswa SDN 5 Mataram terima MBG