Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 04:56:23【Tempat Makan】370 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(16)
Artikel Terkait
- SPPG diingatkan olah limbah MBG dengan baik, jangan cemari lingkungan
- KBRI Phnom Penh bantu 97 WNI yang ditangkap polisi Kamboja
- Menikmati gemerlap cahaya Guangzhou dari kapal di Sungai Mutiara
- BPOM tekankan komitmen atasi isu Cs
- Kondisi Pelabuhan Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs
- Radiasi UV semakin tinggi, ini imbauan BMKG beserta pencegahannya
- Apa itu perayaan Diwali yang disebut dengan Festival Cahaya?
- Radiasi UV semakin tinggi, ini imbauan BMKG beserta pencegahannya
- SPPG Polresta Pati minta maaf atas kendala distribusi MBG
- Waspada cuaca panas, ini cara menjaga tubuh tetap sehat
Resep Populer
Rekomendasi

Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG

SLB Negeri Kudus dapatkan menu makanan sesuai kebutuhan siswa difabel

Kapolda Kalsel konsumsi MBG bersama siswa pastikan keamanan pangan

UNRWA: 300.000 siswa di Jalur Gaza akan kembali bersekolah

Keragaman ide di Demoday FSI tunjukan potensi kuliner Indonesia

BPOM dukung Kemenbud majukan kebudayaan lewat keanekaragaman hayati

BGN terapkan prinsip zero defect ala pandemi untuk MBG

Tujuh sayuran beku rekomendasi dietisien untuk jaga kadar kolesterol