Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 03:54:23【Tempat Makan】370 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(32234)
Artikel Terkait
- Kemendikdasmen: Pelaksanaan TKA di Papua lancar
- Wakil Presiden MYS paparkan komitmen perusahaan terkait energi bersih
- Pemprov DKI dinilai perlu sediakan fasilitas air minum saat panas
- Peningkatan skala bantuan kemanusiaan PBB di Gaza alami kemunduran
- Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus
- Pertamina boyong 45 UMKM binaan unggulan dalam ajang TEI 2025
- Hidung Sering Berair (Meler)? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
- SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pidie siap layani program MBG
- Pohon depan Mal Slipi Jaya tumbang akibat dihantam truk molen
- Menekraf dukung akselerasi produk ekraf di Trade Expo Indonesia
Resep Populer
Rekomendasi

Menperin sebut manufaktur jadi bukti daya saing menguat

BKKBN laksanakan program PASTI percepat penurunan stunting di Kalbar

84 ribu siswa di Tangsel terima manfaat program MBG

Api menyala di usia senja, refleksi hari ulang tahun Presiden Prabowo

SPPG Polres Madiun sajikan pecel bergizi untuk warga dan pelajar

BGN sebut MBG telah serap satu juta tenaga kerja

Hujan di Jakarta mengandung mikroplastik, BRIN ingatkan polusi langit

Kemenperin fasilitasi 19 IKM binaan di TEI 2025, perluas akses pasar