Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 03:41:47【Resep】189 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(3)
Sebelumnya: Celios dorong penguatan industri besi hingga mamin jaga ekspor RI
Selanjutnya: CORE: Jelang Natal, pasokan
Artikel Terkait
- Mendagri: Beras peredam inflasi bukti kinerja positif seluruh pihak
- FAO serukan aksi kolektif penyediaan pangan sehat bagi masyarakat RI
- Deputi BGN tinjau SPPG di Banyuwangi, ingatkan standar Program MBG
- Kemenag: Sertifikat halal dorong kepercayaan konsumen dan daya saing
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- Kemenperin fasilitasi 19 IKM binaan di TEI 2025, perluas akses pasar
- Dinkes DKI catat 1,9 juta kasus ISPA hingga Oktober 2025
- Ini yang terjadi jika makan cokelat sebelum tidur
- Kapolri cek langsung kesiapan sarpras tanggap darurat bencana
- Peningkatan skala bantuan kemanusiaan PBB di Gaza alami kemunduran
Resep Populer
Rekomendasi

Khawatir ada sabotase, MPSI minta aparat telusuri jaringan dapur MBG

SPPG Margomulyo andalkan pasokan petani dan usaha lokal untuk MBG

Ammar Zoni tempati sel di Lapas Karanganyar Nusakambangan

Mulut bersih, tenggorokan sehat: ini manfaat kumur dengan air garam

Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma

Rutan Cipinang

FAO serukan aksi kolektif penyediaan pangan sehat bagi masyarakat RI

Wakil Presiden MYS paparkan komitmen perusahaan terkait energi bersih