Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 02:55:39【Resep Pembaca】574 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(75462)
Artikel Terkait
- Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO
- AS siap uji senjata nuklir, Rusia sebut akan lakukan hal serupa
- BGN latih 2.705 penjamah makanan di dua pulau besar di NTT
- Cara tukar tiket dan rundown konser DEADLINE BLACKPINK 2025 di Jakarta
- Menkopolhukam serahkan tali asih ke tokoh masyarakat di Jayapura
- Kronologi perang saudara Sudan hingga kondisi terkini Oktober 2025
- Tujuh kecamatan di Bekasi terendam banjir luapan Kali Cikarang
- Album Asia: Laos sambut Festival That Luang
- KLH ungkap kondisi Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs
- BLACKPINK puji antusiasme penggemar Indonesia
Resep Populer
Rekomendasi

BSI target nilai bisnis emas mencapai Rp100 triliun pada 2030

Sukseskan MBG, Kementerian PANRB perkuat kelembagaan BGN

Menkomdigi: Indonesia negara kedua di dunia yang batasi anak bermedsos

Dinkes Jabar sebut korban keracunan MBG di KBB sudah tertangani

Tips aman dan nyaman menonton konser

Kareg SPPG Kepri catat delapan dapur MBG telah kantongi SLHS

Mbappe raih sepatu emas, Perez singgung legenda Real Madrid

Kemenhub perkuat keselamatan penerbangan nasional lewat MOR