Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 02:48:17【Tempat Makan】286 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(1949)
Artikel Terkait
- Korban kebakaran di Matraman masih mengungsi di tenda darurat
- Pohon depan Mal Slipi Jaya tumbang akibat dihantam truk molen
- HMI: MBG bisa hadirkan generasi sehat dan berdaulat
- KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan
- Kemnaker mulai buka pendaftaran peserta Magang Nasional Batch 2
- KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan
- UI gelar sarasehan nasional bahas lingkungan dan kesehatan
- Asuransi Jasindo Bangun Akses Pendidikan dan Kesehatan di Pedalaman Mentawai
- Dokter ingatkan konsumen untuk periksa label produk perawatan kulit
- Ahli Ekologi Hewan: NTB jadi daerah penting bagi migrasi burung dunia
Resep Populer
Rekomendasi

Tinjau magang dengan Seskab, Menaker: Sarana link and match industri

PBB tingkatkan dukungan bagi pengungsi di Darfur Utara, Sudan

CKG, cahaya harapan dari negara untuk masa senja berjaya

Kemendes: Kebutuhan Makan Bergizi Gratis diharapkan disuplai dari desa

Penelitian ungkap berpuasa ngak ganggu kemampuan berpikir seseorang

KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan

KSP bantu pengembangan UKS SMA Negeri 1 Tanjungpandan

Kemnaker mulai buka pendaftaran peserta Magang Nasional Batch 2