Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-01-17 21:57:00【Resep Pembaca】582 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(88769)
Artikel Terkait
- Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara
- Prabowo: Dari 1,4 miliar porsi, MBG sukses 99,99 persen tanpa keracunan
- Kudus didukung 21 SPPG untuk program MBG
- Anggota DPR ingatkan pemerintah kawal MBG lebih ketat
- BGN hentikan operasional SPPG Kota Soe 1 NTT imbas keracunan MBG
- Kecemasan orang tua bisa memperparah alergi pada anak
- Prabowo: 36,7 juta penerima manfaat MBG dengan porsi capai 1,4 miliar
- Apindo soroti sektor riil dalam negeri yang masih belum optimal
- Literasi bisnis dinilai penting tingkatkan daya saing pelaku ekraf
- Rumput dari Tiongkok Mengubah Kehidupan di Fiji
Resep Populer
Rekomendasi

Gratis PPN rumah, bisnis properti diperkirakan semakin baik

Wajah baru TNI setahun di bawah kepemimpinan Prabowo

BGN bimbing 30 ribu penjamah pangan tingkatkan kualitas layanan MBG

Populer, Prabowo komitmen sempurnakan MBG hingga AI jadi mapel wajib

Ekonomi TW

Program MBG serap ribuan tenaga kerja lokal di Kota Serang

Mahasiswa UNP berhasil cipngakan tablet kunyah ekstrak rumput banto

Ribuan guru UNRWA siap didik lagi anak