Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-15 13:38:25【Tempat Makan】147 orang sudah membaca
PerkenalanProses pemorsian MBG di dapur SPPG Angsau Dua milik Polres Tanah Laut, Kamis (6/11/2025). ANTARA/Fir

Pelaihari (ANTARA) - Satu unit mobil bak terbuka, Rabu (5/11) pagi membawa bahan pangan tiba di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Angsau Dua yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, untuk mendukung program Makan Bergiizi Gratis atau MBG.
Barang yang diangkut untuk program MBG itu berupa buah apel 100 kilogram, wortel 20 kilogram, kentang 50 kilogram, selada 9,5 kilogram, tempe 58 kilogram dan ayam potong 47 kilogram.
Semua barang langsung dimasukkan ke ruang penyimpanan, sebelum diproses untuk dimasak bagi produksi program MBG.
Bahan baku pangan untuk MBG ini, semuanya berasal dari petani lokal di Kabupaten Tanah Laut yang telah bekerja sama dengan SPPG Angsau Dua di Jalan Ahmad Yani Gang Rahayu, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari.
Kepala SPPG Angsau Dua Muhammad Alif Lazuardi mengaku memberdayakan petani lokal dan juga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memang menjadi komitmen pihaknya, sebagaimana arahan Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Sialagan.
"Jadi semua bahan pangan, termasuk beras, dipasok dari Kabupaten Tanah Laut, harapannya keberadaan SPPG berdampak terhadap ekonomi masyarakat lokal," kata Alif.
Kabupaten Tanah Laut memang dikenal sebagai sentral pertanian hortikultura, seperti buah-buahan dan sayuran.
Daerah ini juga menjadi kabupaten andalan atau role modelatas berbagai pencapaian dalam hal produksi padi.
Tahun ini peningkatan surplus beras sebesar 27.628 ton, dengan produksi beras 63.435 ton, sementara jumlah penduduk 365.000 jiwa, dengan konsumsi berasnya sebanyak 35.807 ton.
Memiliki luas wilayah mencapai 363 ribu hektare, dengan 264 ribu hektare, di antaranya pertanian dan perkebunan dan 27 ribu hektare adalah luasan lahan baku sawah (LBS). Daerah ini subur, dengan budi daya pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat desa.
Ada lima kelompok tani dan 10 UMKM yang digandeng untuk memastikan ketersediaan bahan baku bagi kebutuhan SPPG itu setiap harinya yang harus menyediakan 3.186 porsi MBG.

Suka(69)
Sebelumnya: KKP ungkap upaya atasi Cs
Selanjutnya: Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG
Artikel Terkait
- Menperin sebut manufaktur jadi bukti daya saing menguat
- SPPG MBG Preneur hadir di Malang, dukung sistem pasokan pangan lokal
- Anak sering mimisan? Jangan panik, ini cara mudah mengatasinya
- Uji nyali makan menu seram sambil jelajah labirin berhantu
- 56 UMKM di Jakbar ikuti pelatihan komoditi makanan
- Tips mengurangi akrilamida di makanan sehari
- Wakapolda Sumut: Dapur SPPG Polres Tapanuli Utara layani 1.762 siswa
- KSAD sebut pelatihan personel di bidang MBG dibiayai pihak Singapura
- Mentan: beras sumbang deflasi 23 provinsi berkat sinergi lintas sektor
- Pemkab Bantul minta pedagang bakso cantumkan label halal
Resep Populer
Rekomendasi

Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir

Pemkab Tolitoli tetapkan status tanggap darurat banjir

Menyantap makan malam sambil jelajahi wahana berhantu

BGN tegaskan menu MBG ngak boleh gunakan bahan pabrikan

Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis

KSAD sebut pelatihan personel di bidang MBG dibiayai pihak Singapura

Siswa Sekolah Rakyat di Tangsel dapat laptop

SPPG Asei Besar layani 35 sekolah wilayah pesisir Kabupaten Jayapura