Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-04 13:51:58【Resep Pembaca】705 orang sudah membaca
PerkenalanSekda Banyuasin Erwin Ibrahim memberikan pengarahan kepada koordinator SPPG guna meningkatkan kualit

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan mengumpulkan koordinator 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2025 ini.
"Dalam kegiatan evaluasi itu, Koordinator SPPG diingatkan melakukan pengawasan ketat seluruh proses penyiapan MBG untuk memastikan makanan yang diberikan layak konsumsi dan bebas dari kontaminasi," kata Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim, di Pangkalan Balai, Rabu.
Menurut dia, secara umum pelaksanaan program MBG di kabupaten ini telah berjalan dengan baik, untuk itu perlu terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.
Untuk menjaga pelaksanaan program MBG terus berjalan dengan baik serta menjaga kesehatan penerima manfaat, seluruh proses penyajian bahan makanan harus diperiksa secara teliti agar higienis dan terhindar dari penyakit atau bakteri.
"Kami berupaya sebaik mungkin untuk melaksanakan program MBG gagasan dari Presiden Prabowo Subianto dengan melakukan evaluasi secara berkala sehingga jika ada kendala dapat diatasi secara cepat dan tepat," ujarnya.
Baca juga: Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
Dia menjelaskan, program MBG bertujuan untuk bagaimana ke depan bisa meningkatkan sumber daya manusia bangsa ini
Kemudian untuk menurunkan kasus gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting), serta meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan pelaksanaan program MBG pada 2026 bisa diperluas hingga menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Banyuasin.
"Penerima manfaat makan bergizi gratis ke depannya diperluas, ngak hanya pelajar, tapi juga ibu hamil, manula, dan ibu menyusui," jelas Sekda Erwin.
Sementara Ketua Koordinator SPPG Banyuasin Willy menjelaskan masing-masing SPPG akan melayani 3.000-4.000 peserta didik dan non peserta didik (sesuai Perpres No.83 Tahun 2024) dengan jadwal operasional yakni lima hari kerja dalam sepekan.
Baca juga: Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
Baca juga: Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
Tujuan program MBG ini untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak sekolah, meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal, kata Willy.
Suka(997)
Sebelumnya: Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
Selanjutnya: Korban kebakaran di Matraman masih mengungsi di tenda darurat
Artikel Terkait
- Kementerian HAM pastikan pemulihan korban ledakan di SMAN 72 Jakarta
- Wamendukbangga tekankan pentingnya perketat SOP di dapur SPPG
- Produk makanan sehat RI catat transaksi Rp145 miliar di Chili
- Mengatasi sentimen negatif isu beras dan membangun ketahanan pangan
- Kemenekraf perkuat 28 provinsi miliki Dinas Ekonomi Kreatif
- Kemenperin catat ragam komitmen investasi industri di World Expo Osaka
- Forum CSR DKI soroti pentingnya dana CSR dalam keberlanjutan usaha
- Kemendag: Perlakuan udang terkontaminasi radioaktif dibahas intensif
- Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis
- Pesawat Smart Air tergelincir di Papua Pegunungan
Resep Populer
Rekomendasi

Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus

Belajar lebih fokus setelah ada program Makan Bergizi Gratis

Pemkab OKU Selatan luncurkan Program MBG di Rantau Panjang

Gubernur Kalsel minta SPPG perhatikan kebersihan cegah keracunan MBG

Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan

Pemkot Padang ingatkan SPPG disiplin jalankan prosedur MBG

WHO: Evakuasi medis dari Jalur Gaza harus dilanjutkan

Kemendag: Perlakuan udang terkontaminasi radioaktif dibahas intensif