Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 03:56:39【Kabar Kuliner】772 orang sudah membaca
PerkenalanPetugas menunjukkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan menindaklanjuti kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruya Selatan 01, Kembangan, yang terjadi pada Rabu (29/10).
"Sementara (program MBG di SDN Meruya Selatan 01) dihentikan oleh Sudin Pendidikan, sambil menunggu hasilnya dari sumbernya (hasil penyelidikan sumber keracunan)," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia berpendapat program MBG tentunya punya kekurangan dan kelebihan. Penghentian sementara program MBG merupakan langkah yang diambil untuk pembenahan.
"Kalau saya intinya ya dukung program pemerintah yang pasti. Namanya perjalanan program, ada kurang dan lebihnya. Yang kurang harus diperbaiki untuk ke depan yang lebih baik," kata Uus.
Baca juga: Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
Sementara itu, Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, Ali Mukodas, mengangakan, pihaknya akan melibatkan sejumlah pihak untuk pendampingan pelaksanaan MBG di SDN Meruya Selatan 01.
"Nanti kita melakukan pendampingan dari sekolah, untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak, seperti Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, Kepolisian, Badan Gizi Nasional (BGN) serta orang tua siswa. Ini kasuistik, karena baru pertama kali terjadi di wilayah Jakarta Barat," ujarnya..
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan.
"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi," ujarnya.
Baca juga: Dugaan siswa keracunan, BGN setop sementara operasional SPPG Meruya
Baca juga: Siswa diduga keracunan MBG, sekolah di Jakbar jajak pendapat orang tua
Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan puskesmas nantinya secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG.
"Sehingga, diperlukan komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitas pangan olahan siap saji," kata Erizon.
Suka(9898)
Artikel Terkait
- Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
- Menteri PPPA prioritaskan perlindungan anak dalam insiden di SMAN 72
- BGN minta Dinkes ngak asal keluarkan SLHS untuk dapur MBG
- HMI: MBG bisa hadirkan generasi sehat dan berdaulat
- BPOM ajak Universitas Tsinghua berkolaborasi kembangkan ATMP
- Lelang barang niaga eksklusif MotoGP Mandalika 2025 raup Rp63 juta
- Perkuat kemitraan, ASEAN
- Petugas PPSU bersihkan sisa puing kebakaran rumah di Utan Kayu Selatan
- Kapolda: 80 persen SPPG sudah terbentuk di Aceh, guna dukung MBG
- PBB tingkatkan dukungan bagi pengungsi di Darfur Utara, Sudan
Resep Populer
Rekomendasi

PBB sebut bantuan ke Gaza masih terus dihalangi

Berbagai produk terbaru debut di ajang CIIE kedelapan di Shanghai

Pentingnya nutrisi untuk ongak pada pemulihan stroke

Klasemen Grup H: peluang Indonesia U

Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan

Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara

DPRD Banjarmasin desak SPPG tingkatkan higienitas cegah keracunan MBG

Pemprov Jateng: MBG telah sasar 6,3 juta penerima manfaat