Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-01-18 01:10:30【Resep】958 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(96)
Artikel Terkait
- 368 siswa SDN 5 Mataram terima MBG
- CISDI: Cukai minuman berpemanis berpotensi tekan kasus baru diabetes
- Perputaran ekonomi dari Makan Bergizi Gratis
- Galon polikarbonat ngak menyebabkan gangguan kehamilan dan diabetes
- Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan
- SPPG Jatijajar jadi model dapur MBG inklusif dan peduli lingkungan
- BI: Penjualan eceran pada September 2025 diprakirakan meningkat
- Mengatasi sentimen negatif isu beras dan membangun ketahanan pangan
- Bulan Sabit Merah sebut 29 staf di Gaza tewas sejak agresi Israel
- Belajar lebih fokus setelah ada program Makan Bergizi Gratis
Resep Populer
Rekomendasi

Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas

Dana TKD dipangkas, Pemkot Solo tetap optimalkan pelayanan publik

Dinkes Cianjur catat 16 siswa mendapat perawatan di puskesmas

Posko pengungsian korban kebakaran di Matraman diperpanjang

CORE: Jelang Natal, pasokan

Mengatasi sentimen negatif isu beras dan membangun ketahanan pangan

Berkah Makan Bergizi Gratis

Bupati Mimika: Lebih dari 3.000 pelajar menikmati program MBG