Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-01-18 01:08:40【Resep Pembaca】266 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(37912)
Sebelumnya: 5 makanan sehat ala Jepang, benarkah jadi resep umur panjang?
Selanjutnya: KKP ungkap upaya atasi Cs
Artikel Terkait
- Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing
- Anggota DPR: MBG menurunkan stunting, tingkatkan kualitas pendidikan
- Nikita Mirzani divonis empat tahun penjara dan denda Rp1 miliar
- Kemenag: 5.623 peserta didik madrasah Batam terima manfaat Program MBG
- Tinjau magang dengan Seskab, Menaker: Sarana link and match industri
- Pastikan keamanan produk, DKPP Batam perketat pengawasan obat hewan
- NasDem gelar program kesehatan masyarakat demi cipngakan SDM sehat
- Perjalanan dua KA di Jember alami keterlambatan akibat banjir Semarang
- BPBD DKI sudah bersiap hadapi potensi terjadinya banjir rob
- Grab tanggapi rencana pemerintah terbitkan perpres kesejahteraan ojol
Resep Populer
Rekomendasi

Pemkab Bantul kumpulkan pengelola SPPG untuk evaluasi MBG

Wajah baru M Bloc Space beri ruang lebih untuk pergerakan kreatif

Menyantap makan malam sambil jelajahi wahana berhantu

SPPG MBG Preneur hadir di Malang, dukung sistem pasokan pangan lokal

Begini cara memisahkan tulang ceker ayam agar mudah diolah

Khofifah optimistis integrated farming Pasuruan dongkrak produksi susu

Realisasi investasi triwulan III di Sumut capai Rp42,36 triliun

Mo Mo si Gajah rayakan ulang tahun ke